Laman

Senin, 20 Februari 2012

DI BALIK MAKNA KATA CINTA


MEMAHAMI DARI MAKNA DI BALIK KATA CINTA

Untuk memahami dari kata cinta itu sendiri, apakah yang sudah anda ketahui tentang arti dari kata cinta itu sendiri, dan apakah anda sudah mempunyai perasaan itu. ??
Cinta mempunyai berbagai definisi yang sangat signifikan,dan konkrit apabila dilihat dari berbagai sudut pandang. Ada yang mengatakan cinta adalah racun. ada juga yang mengatakan cinta adalah madu. namun apabila kita mencoba mendalami apa itu cinta dan kasih sayang pasti kehidupan yang bermakna akan kita dapatkan. Sekarang coba bayangkan, tidak ada orang satupun yang tidak membutuhkan cinta dan kasih sayang. ketika seseorang itu lahir pun langsung mendapatkan cinta dan kasih sayang. Menurut khalil gibran "...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang” namun apakah anda sudah mencintai atau merasa telah dicintai Memang cinta butuh pengorbanan, tapi dengan pengorbanan tersebutlah kita akan mendapatkan suatu pembelajaran untuk perjalanan suatu hubungan di kemudian hari. Jika cinta sudah berbicara janganlah Anda tolak ataupun Anda hiraukan sesungguhnya anda hanya membohongi dirimu sendiri akan kebenaran. berikanlah cinta itu setetes embun pagi hingga matinya sampai ke akar. kesederhanaan akan membuat kita tentram dan damai. dengan kesederhanaan juga kasih sayang dapat di salurkan secara tulus tanpa ada satupun yang menghalangi. dan cinta seperti itulah yang akan membuat kita terpana dan tersipu malu jika kita sangat mudah mempermainkan cinta.dan apabila Anda ingin mendapatkan cinta yang sesungguhnya tanpa ada embel-embel apapun simaklah pernyataan berikut "Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada...".
Satu kunci bagi kita untuk mendapatkan cinta sejati, yaitu janganlah pernah mempermainkan sebuah kata cinta, karena cinta yang dipermainkan akan menjadi racun bagi kita sendiri. pertahankanlah satu kata cinta itu, perhatikanlah diya agar engkau dapat menuai buah kata cintamu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar